IDHAM IMAM SEPUTRA, B22031027 (2025) EFEKTIFITAS SANKSI TINDAKAN DI LEMBAGA SENTRA ALYATAMA TERHADAP KLIEN ANAK BALAI PEMASYARAKATAN KELAS I JAMBI YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM. Tesis thesis, Universitas Batanghari Jambi.
|
Text
01. COVER.pdf - Published Version Download (27kB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version Download (847kB) |
|
|
Text
03. ABSTRAK.pdf - Published Version Download (80kB) |
|
|
Text
06. BAB I.pdf - Published Version Download (423kB) |
|
|
Text
10. BAB V.pdf - Published Version Download (88kB) |
|
|
Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (224kB) |
|
|
Text (EFEKTIFITAS SANKSI TINDAKAN DI LEMBAGA SENTRA ALYATAMA TERHADAP KLIEN ANAK BALAI PEMASYARAKATAN KELAS I JAMBI YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM)
IDHAM IMAM SEPUTRA B22031027.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Sanksi tindakan merupakan bentuk perlakuan khusus dalam sistem peradilan pidana anak yang bersifat non-punitif dan berorientasi pada rehabilitasi serta reintegrasi sosial. Sanksi ini diberikan kepada anak yang berkonflik dengan hukum dengan tujuan utama untuk memperbaiki perilaku dan mengembalikan anak ke lingkungan sosial secara sehat dan konstruktif. Salah satu bentuk sanksi tindakan tersebut, sebagaimana diatur dalam Pasal 82 ayat (1) huruf e Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, adalah kewajiban mengikuti pendidikan formal dan/atau pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh pemerintah atau lembaga swasta. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa sepanjang 2022–2024, dari 543 kasus anak yang ditangani oleh Bapas Kelas I Jambi, terdapat 30 anak yang dijatuhi sanksi tindakan di Sentra Alyatama Jambi. Namun, sebanyak 11 anak di antaranya melakukan pelanggaran selama menjalani masa pembinaan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun program sanksi tindakan telah dilaksanakan, efektifitasnya baru mencapai 63,33%. Selain itu, pelaksanaan program juga menghadapi berbagai kendala teknis, seperti keterbatasan sarana pelatihan, kurangnya pengawasan jangka panjang, belum adaptifnya kurikulum pelatihan terhadap kebutuhan individual anak, serta lemahnya koordinasi antarlembaga terkait. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan kritis mengenai efektifitas sanksi tindakan dan kesiapan institusi pelaksana dalam menjalankan fungsi rehabilitatifnya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas pelaksanaan sanksi tindakan terhadap klien anak Bapas Kelas I Jambi, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat efektifitas pelaksanaannya, merumuskan pola penanganan terbaik terhadap anak yang berhadapan dengan hukum di Indonesia saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tipe yuridis empiris dan menggunakan pendekatan konseptual (conceptual approach). Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling.Penelitian ini menggunakan teori efektifitashukum dari Achmad Ali dan teori rehabilitasi dari Barda Nawawi Arief. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sanksi tindakan belum berjalan secara optimal dan masih menghadapi hambatan struktural dan teknis. Sebagai solusi, disarankan adanya peningkatan kapasitas lembaga pelaksana, penyesuaian program pelatihan dengan kebutuhan individual anak, pembentukan forum koordinasi lintas sektor secara tetap, Pola penanganan ideal yang direkomendasikan adalah pendekatan integratif yang menggabungkan aspek hukum, sosial, dan pendidikan secara bersamaan, yang berlandaskan pada prinsip keadilan restoratif dan perlindungan terbaik bagi anak.
| Item Type: | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efektifitas, Sanksi Tindakan, Anak yang Berkonflik dengan Hukum, |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Magister Hukum |
| Depositing User: | Mr Admin Repo |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 02:50 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 02:50 |
| URI: | http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4489 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
