IMPLEMENTASI REHABILITASI SEBAGAI BENTUK RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DAN OBATAN BERBAHAYA DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JAMBI

TEGAR DWI SEPTIO, 2100874201112 (2025) IMPLEMENTASI REHABILITASI SEBAGAI BENTUK RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DAN OBATAN BERBAHAYA DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JAMBI. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[img] Text
1. COVER.pdf - Published Version

Download (27kB)
[img] Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text
3. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (158kB)
[img] Text
6. BAB I.pdf - Published Version

Download (428kB)
[img] Text
10. BAB V.pdf - Published Version

Download (236kB)
[img] Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (92kB)
[img] Text (IMPLEMENTASI REHABILITASI SEBAGAI BENTUK RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DAN OBATAN BERBAHAYA DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JAMBI)
TEGAR DWI SEPTIO 2100874201112.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Pendekatan hukum terhadap tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya tidak selalu harus dilakukan melalui jalur pemidanaan yang bersifat represif. Salah satu alternatif yang kini mulai dikembangkan adalah penerapan restorative justice melalui program rehabilitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi rehabilitasi sebagai bentuk restorative justice dalam penyelesaian kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi dokumen, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan rehabilitasi di BNN Provinsi Jambi telah mengadopsi pendekatan keadilan restoratif, khususnya bagi pelaku yang tergolong sebagai pengguna atau pecandu, bukan sebagai pengedar atau pelaku tindak pidana berat. Rehabilitasi dilakukan melalui asesmen terpadu, layanan medis dan sosial, serta pengawasan pasca-rehabilitasi. Meskipun demikian, efektivitas pelaksanaan masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya tenaga profesional, serta tantangan dalam perubahan paradigma masyarakat terhadap pengguna narkoba. Oleh karena itu, perlu adanya penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan edukasi publik sebagai upaya mendukung penerapan restorative justice yang lebih optimal di bidang penyalahgunaan narkotika.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Restorative Justice, Rehabilitasi, Narkotika, Obat-obatan Berbahaya, BNN Provinsi Jambi, Penyalahgunaan Narkoba
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Admin Repo
Date Deposited: 05 Jan 2026 03:26
Last Modified: 05 Jan 2026 03:26
URI: http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4519

Actions (login required)

View Item View Item