PENEGAKAN HUKUM OLEH KEPOLISIAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA TABRAK LARI DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR KOTA JAMBI

MUHAMMAD FERDYAN ANWAR, 2100874201184 (2025) PENEGAKAN HUKUM OLEH KEPOLISIAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA TABRAK LARI DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR KOTA JAMBI. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[img] Text
1. COVER.pdf - Published Version

Download (23kB)
[img] Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text
3. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (76kB)
[img] Text
6. BAB I.pdf - Published Version

Download (295kB)
[img] Text
10. BAB V.pdf - Published Version

Download (73kB)
[img] Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (148kB)
[img] Text (PENEGAKAN HUKUM OLEH KEPOLISIAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA TABRAK LARI DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR KOTA JAMBI)
MUHAMMAD FERDYAN ANWAR 2100874201184.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Permasalahan dalam bidang lalu lintas tidak dapat dipisahkan dari kejadian kecelakaan di jalan raya. Kecelakaan lalu lintas adalah peristiwa yang terjadi secara tidak sengaja di jalan, yang melibatkan kendaraan bermotor. Tindakan pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas dan melarikan diri tanpa memberikan pertanggungjawaban dapat dikenai sanksi pidana berdasarkan Pasal 312 Undang- Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Guna mengatasi tingginya kasus tindak pidana tabrak lari, peran kepolisian sebagai institusi penegak hukum sangatlah penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tentang penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana tabrak lari di wilayah hukum Kepolisian Resor Kota Jambi dan menganalisis kendala dalam penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana tabrak lari di wilayah hukum Kepolisian Resor Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis empiris. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan penegakan hukum terhadap peristiwa tersebut dilakukan secara optimal dan berimbang dengan jumlah kasus yang terjadi, proses penegakan hukum dilaksanakan sesuai prosedur. Dalam penanganan kasus, aparat kepolisian menerapkan ketentuan Pasal 310 dan Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan bentuk sanksi yang dapat berupa pidana penjara, denda, atau penyelesaian melalui mekanisme restorative justice. Dalam pelaksanaannya, masih terdapat sejumlah kendala yang cukup signifikan. Kendala tersebut antara lain tidak adanya saksi yang melihat langsung kejadian, tidak dikenalnya identitas korban maupun pelaku, serta minimnya dukungan alat bukti seperti rekaman CCTV di lokasi kejadian. Hambatan-hambatan ini memperlambat proses identifikasi dan penyelidikan terhadap pelaku, sehingga menuntut aparat penegak hukum untuk bekerja lebih keras dengan memaksimalkan sumber daya yang ada.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penegakan Hukum, Tabrak Lari, Polresta Jambi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Admin Repo
Date Deposited: 06 Jan 2026 02:20
Last Modified: 06 Jan 2026 02:20
URI: http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4527

Actions (login required)

View Item View Item