TINDAKAN HUKUM KEPOLISIAN TANJUNG JABUNG BARAT TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS RODA DUA OLEH PELAJAR SLTA

MUHAMMAD RIZKY ADITAMA PUTRA, 2100874201137 (2025) TINDAKAN HUKUM KEPOLISIAN TANJUNG JABUNG BARAT TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS RODA DUA OLEH PELAJAR SLTA. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[img] Text
01. COVER.pdf - Published Version

Download (51kB)
[img] Text
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text
03. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (78kB)
[img] Text
06. BAB I.pdf - Published Version

Download (246kB)
[img] Text
10. BAB V.pdf - Published Version

Download (96kB)
[img] Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (95kB)
[img] Text (TINDAKAN HUKUM KEPOLISIAN TANJUNG JABUNG BARAT TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS RODA DUA OLEH PELAJAR SLTA)
MUHAMMAD RIZKY ADITAMA PUTRA 2100874201137 - Copy.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui penerapan sanksi tindakan terhadap pelanggaran lalu lintas roda dua yang dilakukan oleh Pelajar SLTA di Polres Tanjung Jabung Barat dan kendala penerapan sanksi tindakan terhadap pelanggaran lalu lintas roda dua yang dilakukan oleh pelajar SLTTA di Polres Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini ialah penelitian yuridis empiris. Hasil penelitiannya yaitu Penerapan sanksi terhadap pelanggaran lalu lintas roda dua oleh pelajar SLTA di Polres Tanjung Jabung Barat berlandaskan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian dan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak. Sanksi yang diberikan berupa pidana kurungan maksimal 3 bulan atau denda hingga Rp 750.000,- sering dinilai kurang efektif dalam memberikan efek jera dan pembinaan. Diskresi kepolisian memungkinkan sanksi teguran atau pengembalian kepada orang tua jika pelanggaran tergolong ringan, seperti tidak memakai helm atau melawan arus. Namun, pelanggaran berat dapat berujung pada sanksi pidana sesuai Pasal 82. Kendala Penerapan Sanksi Tindakan Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas Roda Dua Yang Dilakukan Oleh Pelajar SLTA di Polres Tanjung Jabung Barat yaitu sanksi kurungan maksimal 3 bulan atau denda Rp 750.000,- sering kali tidak memberikan efek jera. Ketentuan hukum terkait anak yang mengutamakan pendekatan lunak terkadang sulit diterapkan secara konsisten, sementara diskresi kepolisian dapat menimbulkan ketidakkonsistenan. Dalam aspek sosial, kurangnya kesadaran orang tua dalam mendidik anak dan pengaruh pergaulan negatif menjadi faktor utama. Stigma terhadap pelajar yang dijatuhi sanksi juga dapat memengaruhi kepercayaan diri dan perilaku mereka. Di sisi pendidikan, pelajar yang dihukum sering mengalami gangguan sekolah, sementara kurangnya pendidikan lalu lintas di sekolah dan sinergi antara sekolah dan kepolisian memperburuk situasi. Secara psikologis, sanksi kurungan dapat memberikan tekanan berat, sedangkan usia remaja yang impulsif membuat mereka lebih rentan melanggar aturan.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tindakan Hukum, Pelanggaran Lalu Lintas, Pelajar SLTA.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Admin Repo
Date Deposited: 06 Jan 2026 04:06
Last Modified: 06 Jan 2026 04:06
URI: http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4539

Actions (login required)

View Item View Item