PENEGAKAN HUKUM OLEH KEPOLISIAN TERHADAP TINDAK PIDANA PEMERASAN OLEH INDIVIDU ATAU KELOMPOK DI WILAYAH HUKUM POLRESTA JAMBI

ZULAIKA, 2100874201059 (2025) PENEGAKAN HUKUM OLEH KEPOLISIAN TERHADAP TINDAK PIDANA PEMERASAN OLEH INDIVIDU ATAU KELOMPOK DI WILAYAH HUKUM POLRESTA JAMBI. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[img] Text
1. COVER.pdf - Published Version

Download (19kB)
[img] Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text
4. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (10kB)
[img] Text
6. BAB I.pdf - Published Version

Download (340kB)
[img] Text
10. BAB V.pdf - Published Version

Download (71kB)
[img] Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (87kB)
[img] Text (PENEGAKAN HUKUM OLEH KEPOLISIAN TERHADAP TINDAK PIDANA PEMERASAN OLEH INDIVIDU ATAU KELOMPOK DI WILAYAH HUKUM POLRESTA JAMBI)
ZULAIKA 2100874201059 .pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tindak pidana pemerasan merupakan kejahatan yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai bentuk dan modus. Salah satu contohnya adalah individu yang melakukan pemungutan uang parkir secara ilegal di tempat umum tanpa izin resmi, di mana mereka kerap menggunakan ancaman atau tekanan agar masyarakat mau membayar. Praktik pemerasan juga terjadi dengan modus permintaan THR secara paksa oleh kelompok atau organisasi tertentu.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan penegakan hukum oleh kepolisian terhadap pelaku tindak pidana pemerasan di wilayah hukum Polresta Jambi serta menganalisis kendala yang dihadapi aparat kepolisian dalam menindak pelaku pemerasan di wilayah hukum Polresta Jambi, dan bagaimana upaya untuk mengatasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis empiris. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan pelaksanaan penegakan hukum oleh kepolisian terhadap pelaku tindak pidana pemerasan di wilayah hukum Polresta Jambi dilakukan berdasarkan prosedur hukum yang berlaku, dimulai dari laporan atau pengaduan masyarakat. Proses penanganan dilaksanakan secara sistematis mulai dari penyelidikan, penyidikan, hingga pelimpahan perkara ke kejaksaan, dengan berpedoman pada ketentuan Pasal 368 KUHP. Pasal ini menjadi dasar hukum bagi kepolisian dalam menjerat pelaku pemerasan. Dalam menindak pelaku tindak pidana pemerasan, aparat kepolisian di wilayah hukum Polresta Jambi dihadapkan pada beberapa kendala, antara lain minimnya keberanian korban untuk melapor karena rasa takut, pemerasan juga jarang terjadi secara terbuka, sehingga sulit dideteksi tanpa adanya laporan masyarakat. Sebagai bentuk upaya pencegahan, pihak kepolisian memberikan rekomendasi kepada masyarakat untuk lebih sadar hukum dan aktif menjaga diri dari tindakan yang melanggar hukum.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penegakan Hukum, Pemerasan, Polresta Jambi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Admin Repo
Date Deposited: 06 Jan 2026 05:41
Last Modified: 06 Jan 2026 05:41
URI: http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4544

Actions (login required)

View Item View Item