ESTIMASI POTENSI EMISI GAS RUMAH KACA DARI SEKTOR PETERNAKAN DI KOTA JAMBI

ADHITYA PRAMUDYA ADJI PANGESTU AR, 1800825201047 (2025) ESTIMASI POTENSI EMISI GAS RUMAH KACA DARI SEKTOR PETERNAKAN DI KOTA JAMBI. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[img] Text
01. COVER.pdf - Published Version

Download (152kB)
[img] Text
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text
03. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (253kB)
[img] Text
06. BAB I.pdf - Published Version

Download (291kB)
[img] Text
10. BAB V.pdf - Published Version

Download (264kB)
[img] Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (197kB)
[img] Text (ESTIMASI POTENSI EMISI GAS RUMAH KACA DARI SEKTOR PETERNAKAN DI KOTA JAMBI)
ADHITYA PRAMUDYA ADJI PANGESTU AR 1800825201047.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Peningkatan konsentrasi gas rumah kaca (GRK) seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dinitrogen oksida (N2O) di atmosfer sudah menimbulkan dampak lingkungan, salah satunya adalah kenaikan suhu udara di bumi yang dikenal sebagai fenomena pemanasan global. Peternakan di kota Jambi merupakan salah satu aktivitas yang berkontribusi dalam menyumbang emisi Gas Rumah Kaca (GRK), material penyumbang GRK yang berasal dari ternak yaitu berupa kotoran dan eruktasi hewan. Untuk aktivitas produksi ternak (AFOLU) diperkirakan memiliki kontribusi sebesar 6% terhadap total emisi rumah kaca secara keseluruhan di Kota Jambi (Dinas LH Kota Jambi, 2024). populasi ternak di Kota Jambi pada Tahun 2024 sebanyak 1.427 ekor sapi, 869 ekor kambing, 5.310 ayam, 671 itik,dan 11.808 ekor burung puyuh. Populasi dan jenis ternak di Kota Jambi menghasilkan kotoran ternak yang berbeda, sehingga jumlah emisi GRK yang dihasilkan akan berbeda. Berdasarkan uraian diatas peneliti bertujuan untuk menganalisis jumlah Emisi Gas Rumah Kaca dan perbandingan jumlah emisis GRK berdasarkan jenis ternak di Kota Jambi menggunakan metode Tier-1 IPCC. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif untuk mengetahui kontribusi aktivitas peternakan terhadap jumlah emisi GRK dengan menggunakan metode Tier-1 IPCC. Dari analisis penelitian didapatkan bahwa jumlah emisi gas rumah kaca peternakan di kota jambi menggunakan Tier-1 IPCC ialah sebesar 2.647, 28 CO2-eq. Emisi berasal dari fermentasi enterik CH¬4 FE sebesar 1.361,66 CO¬¬2¬-eq sekitar 51%, kemudian diikuti oleh N2O dari kotoran ternak sebesar 1.249,69 CO2-eq (47%) dan CH¬4 dari kotoran relatif kecil yaitu 35,93 CO2¬-eq (1,4%) dan Secara keseluruhan, ternak sapi merupakan penyumbang utama emisi gas rumah kaca (GRK) dari aktivitas peternakan, baik dari CH₄ fermentasi enterik, CH₄ pengelolaan kotoran, maupun N₂O pengelolaan kotoran.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: CO2, Gas Rumah Kaca, Ternak
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan
Depositing User: Mr Admin Repo
Date Deposited: 14 Feb 2026 06:32
Last Modified: 14 Feb 2026 06:32
URI: http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4698

Actions (login required)

View Item View Item