IMAM JAILANI, 2100825201001 (2026) ANALISIS PEMANFAATAN SLUDGE INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH SIJENJANG KOTA JAMBI SEBAGAI MEDIA TANAM. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.
|
Text
01. COVER .pdf - Published Version Download (25kB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version Download (391kB) |
|
|
Text
03. ABSTRAK.pdf - Published Version Download (77kB) |
|
|
Text
06. BAB I.pdf - Published Version Download (23kB) |
|
|
Text
10. BAB V.pdf - Published Version Download (26kB) |
|
|
Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (97kB) |
|
|
Text (ANALISIS PEMANFAATAN SLUDGE INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH SIJENJANG KOTA JAMBI SEBAGAI MEDIA TANAM)
IMAM JAILANI 2100825201001.docx - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Sijenjang merupakan fasilitas pengolahan limbah domestik di Kota Jambi yang menghasilkan residu berupa lumpur (sludge). Sludge tersebut berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola, namun di sisi lain mengandung unsur hara makro seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) yang bermanfaat bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas media tanam dari campuran sludge IPAL dan kompos berdasarkan kandungan NPK, serta mengetahui pengaruh perbandingan komposisinya terhadap pertumbuhan tanaman bayam (Amaranthus sp.). Penelitian eksperimen ini menggunakan lima variasi perbandingan media tanam antara sludge dan kompos, yaitu E1 (100:0), E2 (75:25), E3 (50:50), E4 (25:75), dan E5 (0:100). Parameter yang diamati meliputi karakteristik kimia media (kadar air dan NPK) serta pertumbuhan vegetatif tanaman (tinggi tanaman dan jumlah daun) selama 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran sludge dan kompos berpengaruh nyata terhadap kualitas hara media. Perlakuan E3 (50% sludge + 50% kompos) memberikan kualitas terbaik dengan kandungan N total tertinggi sebesar 2,48% dan Fosfor (P) tertinggi sebesar 0,11%. Sementara itu, kandungan Kalium (K) tertinggi ditemukan pada perlakuan E5 (100% kompos) sebesar 3,53%. Secara keseluruhan, pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun terbaik ditunjukkan oleh perlakuan E1, E2, dan E3, terutama pada pengamatan hari ke-21 hingga ke-28. Sebaliknya, perlakuan E4 dan E5 menghasilkan pertumbuhan terendah dikarenakan kurangnya Nitrogen (N) yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan terutama batang, cabang dan daun. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan sludge IPAL dengan komposisi seimbang E2 (sludge 75%:kompos 25%) sangat efektif untuk meningkatkan kesuburan media tanam.
| Item Type: | Thesis (skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sludge IPAL, Media Tanam, Bayam, Nitrogen, Fosfor, Kalium. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Mr Admin Repo |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 01:34 |
| Last Modified: | 25 Mar 2026 01:34 |
| URI: | http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4731 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
