KAJIAN PENGENDALIAN GULMA DOMINAN MENGGUNAKAN METODE MANUAL DAN HERBISIDA PADA KEBUN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) RAKYAT

NUR IRFAN MUSYAFFA, 2100854211016 (2026) KAJIAN PENGENDALIAN GULMA DOMINAN MENGGUNAKAN METODE MANUAL DAN HERBISIDA PADA KEBUN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) RAKYAT. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[img] Text
1. COVER.pdf - Published Version

Download (255kB)
[img] Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text
4. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (283kB)
[img] Text
6. BAB I.pdf - Published Version

Download (299kB)
[img] Text
10. BAB V.pdf - Published Version

Download (286kB)
[img] Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (444kB)
[img] Text (KAJIAN PENGENDALIAN GULMA DOMINAN MENGGUNAKAN METODE MANUAL DAN HERBISIDA PADA KEBUN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) RAKYAT)
NUR IRFAN MUSYAFFA 2100854211016.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli 2025 sampai September 2025 di areal kebun kelapa sawit milik petani yang berada di Desa Sekutur Jaya, Kecamatan Serai Serumpun Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengendalian manual, herbisida kontak, dan herbisida sistemik terhadap persentase kematian gulma, kecepatan tumbuh kembali (regrowth), serta perubahan dominansi jenis gulma (weed shifting). Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan. Parameter yang diamati adalah persentase kematian gulma, kecepatan tumbuh kembali, dan dominansi gulma. Analisis data dominansi gulma menggunakan rumus Summed Dominance Ratio (SDR). Teknik pengendalian yang dilakukan adalah secara manual (babat), secara kimiawi menggunakan herbisida kontak, dan herbisida sistemik. Dari hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa metode manual dan herbisida kontak mematikan gulma secara sangat cepat (hingga 100% pada minggu pertama), namun herbisida sistemik merupakan metode yang paling unggul dalam menekan pertumbuhan kembali gulma (regrowth) hingga minggu keempat. Ketiga metode memberikan efektivitas yang setara secara statistik dalam menekan nilai SDR, namun memicu terjadinya pergeseran jenis gulma dominan (weed shifting) yang berbeda.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pengendalian Gulma, Herbisida Kontak, Herbisida Sistemik, Regrowth, Weed Shifting, Kelapa Sawit.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: Mr Admin Repo
Date Deposited: 25 Mar 2026 02:07
Last Modified: 25 Mar 2026 02:07
URI: http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4740

Actions (login required)

View Item View Item