TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DENGAN MODUS MENJADI TENAGA KERJA WANITA DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN DAERAH JAMBI

FAHRI HIDAYAT, 2200874201033 (2026) TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DENGAN MODUS MENJADI TENAGA KERJA WANITA DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN DAERAH JAMBI. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[img] Text
01. COVER.pdf - Published Version

Download (142kB)
[img] Text
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text
03. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (75kB)
[img] Text
06. BAB I.pdf - Published Version

Download (500kB)
[img] Text
10. BAB V.pdf - Published Version

Download (169kB)
[img] Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (222kB)
[img] Text (TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DENGAN MODUS MENJADI TENAGA KERJA WANITA DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN DAERAH JAMBI)
FAHRI HIDAYAT 2200874201033.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tindak pidana perdagangan orang dengan modus tenaga kerja wanita di wilayah hukum Kepolisian Daerah Jambi, mengetahui dan menganalisis kendala dalam menanggulangi tindak pidana perdagangan orang dengan modus menjadi tenaga kerja wanita di wilayah hukum Kepolisian Daerah Jambi dan untuk mengetahui dan menganalisis upaya kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana perdagangan orang dengan modus menjadi tenaga kerja wanita di wilayah hukum Kepolisian Daerah Jambi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Yuridis Empiris. Penelitian hukum Yuridis Empiris adalah penelitian hukum menggunakan data sekunder sebagai data awalnya, yang kemudian dilanjutkan dengan data primer di lapangan atau terhadap masyarakat, meneliti efektivitas suatu peraturan dan penelitian yang ingin mencari hubungan (korelasi) antara berbagai gejala atau variabel, sebagai alat pengumpulan datanya terdiri dari studi dokumen atau bahan pustaka dan wawancara (kuisoner). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tindak pidana perdagangan orang dengan modus menjadi tenaga kerja wanita diantaranya: perekrutan yang didasari dengan penipuan dan iming-iming gaji yang besar, pemalsuan dokumen seperti manipulasi nama, umur, dan alamat, penyekapan sebelum pemberangkatan, adanya kekerasan pada calon pekerja saat pengangkutan dalam perjalanan, eksploitasi di tempat kerja seperti kerja paksa, kekerasan, perbuatan yang mirip perbudakan dan sebagainya. Adapun kendala-kendala yang dihadapi kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana perdagangan orang tersebut yaitu terdapat kendala internal dan eksternal. Kendala internal seperti: kendala sumber daya manusia (SDM), sarana dan fasilitas pendukung, kendala penegak hukum, mengumpulkan identitas para pelaku dan korban, perlunya anggaran dan belum terdapat upaya preventif (pencegahan) dengan melakukan penyuluhan hukum, sosialisasi serta himbauan kepada masyarakat secara langsung. Upaya penanggulangan tindak pidana perdagangan orang di wilayah hukum Kepolisian Daerah Jambi adalah sebagai berikut: upaya preventif yang ditekankan adalah menghilangkan kesempatan untuk melakukan kejahatan. Upaya Represif.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana, Perdagangan Orang.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Admin Repo
Date Deposited: 26 Mar 2026 01:21
Last Modified: 26 Mar 2026 01:21
URI: http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4753

Actions (login required)

View Item View Item