USAHA AGROINDUSTRI KERUPUK IKAN (FISH CRACKER) DI KELURAHAN ULU GEDONG KECAMATAN DANAU TELUK KOTA JAMBI

TAUFIQURAHMAN, 2000854201004 (2025) USAHA AGROINDUSTRI KERUPUK IKAN (FISH CRACKER) DI KELURAHAN ULU GEDONG KECAMATAN DANAU TELUK KOTA JAMBI. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[img] Text
1. COVER.pdf - Published Version

Download (26kB)
[img] Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Text
3. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (146kB)
[img] Text
6. BAB I.pdf - Published Version

Download (146kB)
[img] Text
11. BAB VI.pdf - Published Version

Download (148kB)
[img] Text
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (84kB)
[img] Text (USAHA AGROINDUSTRI KERUPUK IKAN (FISH CRACKER) DI KELURAHAN ULU GEDONG KECAMATAN DANAU TELUK KOTA JAMBI)
TAUFIQURAHMAN 2000854201004.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek ekonomi dan finansial usaha agroindustri kerupuk ikan yang berada di Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi. Ikan yang digunakan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan kerupuk ikan adalah ikan gabus dan ikan tenggiri. Modal usaha berasal dari modal pribadi, sedangkan tenaga kerja berasal dari anggota keluarga. Peralatan produksi yang digunakan masih bersifat tradisional, seperti kuali, tampah, periuk, sendok, saringan, baskom, kompor, pisau, alat penggiling, dan timbangan. Proses pembuatan kerupuk ikan dimulai dari penyiapan bahan baku, yaitu ikan, minyak, sagu, garam, dan penyedap rasa. Tahapan produksi meliputi pembersihan ikan, pemisahan daging, penggilingan, pencampuran bahan, pencetakan adonan, pengukusan, penirisan, pengirisan, penjemuran, penggorengan, penirisan, dan pengemasan. Produk yang dihasilkan terdiri dari dua jenis, yaitu kerupuk ikan goreng dan kerupuk ikan mentah. Rata-rata produksi kerupuk ikan goreng sebesar 31,67 kg per bulan dan kerupuk ikan mentah sebesar 5,83 kg per bulan. Pemasaran produk dilakukan melalui penjualan ke warung terdekat dan konsumen yang datang langsung ke tempat produksi, serta dibantu dengan promosi melalui media sosial. Harga jual kerupuk ikan goreng sebesar Rp93.333 per kilogram dan kerupuk ikan mentah sebesar Rp70.000 per kilogram. Total penerimaan usaha sebesar Rp3.375.000 per bulan dengan total biaya produksi sebesar Rp1.888.919 per bulan, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp1.511.081 per bulan. Hasil analisis menunjukkan nilai R/C sebesar 1,83 yang berarti usaha ini layak untuk dijalankan. Nilai Return on Investment (ROI) sebesar 77,98%. Titik impas (Break Even Point/BEP) produksi untuk kerupuk goreng dan mentah masing-masing sebesar 0,5011 kg per bulan dan 0,247 kg per bulan, sedangkan BEP penerimaan masing-masing sebesar Rp46.535 per bulan untuk kerupuk goreng dan Rp17.232 per bulan untuk kerupuk mentah. Payback period usaha ini adalah 1,03 bulan.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Agroindustri kerupuk ikan, analisis finansial, pendapatan usaha, kelayakan usaha, BEP dan ROI, Kota Jambi
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: Mr Admin Repo
Date Deposited: 05 Jan 2026 07:15
Last Modified: 05 Jan 2026 07:15
URI: http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4522

Actions (login required)

View Item View Item