DEBI MARYAN, 1700822201097 (2026) ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KLAIM KONSTRUKSI DAN PENYELESAIAN SENGKETA PADA PROYEK BANGUNAN GEDUNG PEMERINTAH KOTA JAMBI. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.
|
Text
1. COVER.pdf - Published Version Download (43kB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version Download (8MB) |
|
|
Text
03. ABSTRAK.pdf - Published Version Download (108kB) |
|
|
Text
06. BAB I.pdf - Published Version Download (106kB) |
|
|
Text
10. BAB V.pdf - Published Version Download (146kB) |
|
|
Text
11.DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (84kB) |
|
|
Text (ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KLAIM KONSTRUKSI DAN PENYELESAIAN SENGKETA PADA PROYEK BANGUNAN GEDUNG PEMERINTAH KOTA JAMBI)
DEBI MARYAN 1700822201097.pdf - Published Version Download (21MB) |
Abstract
Sektor konstruksi memiliki peranan strategis dalam pembangunan nasional dengan kontribusi7,84%terhadapProduk Domestik Bruto pada tahun 2021. Namun, kompleksitas proyek konstruksi seringkali menimbulkan konflik yang berpotensi memicu klaim antara pemilik proyek dan kontraktor. Penelitian ini bertujuan menganalisisfaktor-faktor penyebab klaim konstruksi dan solusi penyelesaian sengketa pada proyekbangunan gedung pemerintah di Kota Jambi. Metode penelitian menggunakan kombinasi data primer melalui distribusi kuesioner kepada 40 responden kontraktorber kualifikasi menengah (M1) dan data sekunder dari Direktori Perusahaan Konstruksi Provinsi Jambi. Instrumen kuesioner menerapkan skala Likert dengan empata lternatif jawaban, dan analisis data dilakukan menggunakan Microsoft Excel 2010. Pengumpulan data lapangan dilaksanakan pada periode 12-18 September 2023 melalui kunjungan langsung kekantor responden. Hasil penelitian mengidentifikasi enam factor utama penyebab konflik berpotensi menimbulkan klaim: (1) konflik dalam rancangan dan spesifikasi yang merugikan kontraktor (mean=4,8; ranking 1), (2) perubahan jadwal yang diperintahkan pemilik proyek (mean=4,7; ranking 2), (3) keterlambatan yang disebabkan pemilik proyek (mean=4,5; ranking 3), dan tiga factor lainnya dengan nilai mean 4,4 (ranking 4). Variabel paling dominan meliputi: standar material yang sudah tidak diproduksi lagi, pekerjaantambah yang diperintahkanpemilikproyek, dan keterlambatanpersetujuan shop drawing. Karakteristik respon den menunjukkan dominasi kelompok usia 31-40 tahun (52,38%), pendidikan sarjana (66,67%), dan pengalaman kerja 6-15 tahun (66,67%). Solusi penyelesaian sengketa yang paling efektif adalah negosiasi (mean=4,9), diikutiarbitrasi (mean=4,6), mediasi (mean=4,4), dan litigasi (mean=3,075). Temuan ini memberikan masukan strategi sbagi stakeholder konstruksi untuk mengantisipasi potensi konflik melalui perencanaan yang matang, komunikasi yang efektif, dan penerapan mekanisme penyelesaians engketa yang tepat.
| Item Type: | Thesis (skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Klaim Konstruksi; Konflik Proyek; Penyelesaian Sengketa; Kontraktor; Manajemen Konstruksi. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Mr Admin Repo |
| Date Deposited: | 06 May 2026 02:38 |
| Last Modified: | 06 May 2026 02:38 |
| URI: | http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4816 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
