GIFFARI IMAM FILDANA, 1900825201047 (2025) DEGRADASI MIKROPLASTIK MENGGUNAKAN METODE KOAGULASI-FLOKULASI. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.
|
Text
01. COVER.pdf - Published Version Download (13kB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version Download (874kB) |
|
|
Text
03. ABSTRACT.pdf - Published Version Download (202kB) |
|
|
Text
06. BAB I.pdf - Published Version Download (203kB) |
|
|
Text
10. BAB V.pdf - Published Version Download (140kB) |
|
|
Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (96kB) |
|
|
Text (DEGRADASI MIKROPLASTIK MENGGUNAKAN METODE KOAGULASI-FLOKULASI)
GIFFARI IMAM FILDANA 1900825201047.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Pencemaran mikroplastik di Sungai Batanghari telah meningkat akibat aktivitas domestik dan industri yang intensif, menyebabkan gangguan ekosistem serta potensi risiko kesehatan manusia. Mikroplastik berukuran <5 mm sulit terurai secara alami dan berpotensi menyerap senyawa berbahaya di lingkungan perairan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan metode koagulasi-flokulasi dalam mendegradasi mikroplastik, serta membandingkan efektivitas dua jenis koagulan—Aluminium Sulfat (Al₂(SO₄)₃) dan Poly Aluminium Chloride (PAC)—dalam proses penyisihan partikel mikroplastik dari air Sungai Batanghari. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental menggunakan metode jar test dengan variasi dosis koagulan 10, 30, 60, dan 100 mg/L. Sampel air diambil dari Sungai Batanghari, kemudian dilakukan analisis terhadap jenis, bentuk, warna, dan ukuran mikroplastik sebelum serta sesudah perlakuan. Proses degradasi dikaji melalui penurunan jumlah partikel dan perubahan karakteristik kimia mikroplastik yang dianalisis menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk mengidentifikasi polimer hasil pengolahan. Hasil menunjukkan bahwa jenis mikroplastik yang dominan adalah fiber, fragmen, filamen, dan pellet. Proses koagulasi-flokulasi efektif menurunkan kandungan mikroplastik dengan efisiensi tertinggi pada dosis 60–100 mg/L. Aluminium Sulfat menunjukkan kinerja terbaik dengan efisiensi penyisihan 96,17%, sedangkan PAC mencapai 95%. Analisis FTIR memperlihatkan perubahan gugus fungsi pada polimer Polyethylene (PE), Polypropylene (PP), dan Polystyrene (PS). Secara keseluruhan, metode koagulasi-flokulasi terbukti efektif untuk mendegradasi mikroplastik dan berpotensi diterapkan dalam sistem pengolahan air skala lapangan.
| Item Type: | Thesis (skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mikroplastik, degradasi, koagulasi-flokulasi, Aluminium Sulfat, PAC, Sungai Batanghari. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Mr Admin Repo |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 01:34 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 01:34 |
| URI: | http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4702 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
