ANALISIS PUTUSAN HAKIM No.315/PID.SUS/2025/PN.JMB TERHADAP PEMALSUAN ISI TABUNG GAS ELPIJI SEBAGAI TINDAK PIDANA PERLINDUNGAN KONSUMEN

ANDHIKA M SABKI, 2200874201105 (2026) ANALISIS PUTUSAN HAKIM No.315/PID.SUS/2025/PN.JMB TERHADAP PEMALSUAN ISI TABUNG GAS ELPIJI SEBAGAI TINDAK PIDANA PERLINDUNGAN KONSUMEN. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[img] Text
1. COVER.pdf - Published Version

Download (28kB)
[img] Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text
3. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (67kB)
[img] Text
6. BAB I.pdf - Published Version

Download (194kB)
[img] Text
10. BAB V.pdf - Published Version

Download (68kB)
[img] Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (87kB)
[img] Text (ANALISIS PUTUSAN HAKIM No.315/PID.SUS/2025/PN.JMB TERHADAP PEMALSUAN ISI TABUNG GAS ELPIJI SEBAGAI TINDAK PIDANA PERLINDUNGAN KONSUMEN)
ANDHIKA M SABKI 2200874201105.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis putusan hakim Nomor 315/Pid.Sus/2025/PN.Jmb terhadap tindak pidana pemalsuan isi tabung gas elpiji serta untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam mengkualifikasikan perbuatan terdakwa sebagai tindak pidana perlindungan konsumen. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada maraknya praktik pengoplosan gas LPG subsidi ke dalam tabung non-subsidi yang merugikan konsumen dan membahayakan keselamatan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Putusan Nomor 315/Pid.Sus/2025/PN.Jmb, perbuatan terdakwa yang memindahkan isi tabung gas LPG 3 kg ke tabung 12 kg dan 5,5 kg tanpa standar yang sesuai dikualifikasikan sebagai tindak pidana perlindungan konsumen. Terdakwa terbukti melanggar ketentuan Pasal 8 ayat (1) huruf b dan c jo. Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, karena memperdagangkan barang yang tidak sesuai dengan berat bersih dan standar yang ditetapkan. Pertimbangan hakim didasarkan pada terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana, alat bukti yang sah, serta keyakinan hakim bahwa perbuatan terdakwa berpotensi merugikan konsumen dan membahayakan keselamatan umum. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa putusan hakim telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, baik secara yuridis maupun dalam rangka memberikan perlindungan kepada konsumen. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang lebih ketat serta penegakan hukum yang tegas terhadap praktik pemalsuan isi tabung gas elpiji guna melindungi masyarakat.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pemalsuan, LPG, Perlindungan Konsumen, Putusan Hakim, Tindak Pidana
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mr Admin Repo
Date Deposited: 06 Apr 2026 06:40
Last Modified: 06 Apr 2026 06:40
URI: http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4789

Actions (login required)

View Item View Item