IDENTIFIKASI TINDAKAN TIDAK AMAN DAN KONDISI TIDAK AMAN PEKERJA KONSTRUKSI TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN

RAIHAN RAHMADI, 1900822201056 (2026) IDENTIFIKASI TINDAKAN TIDAK AMAN DAN KONDISI TIDAK AMAN PEKERJA KONSTRUKSI TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[img] Text
1. COVER.pdf - Published Version

Download (133kB)
[img] Text
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text
03. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (152kB)
[img] Text
06. BAB I.pdf - Published Version

Download (260kB)
[img] Text
10. BAB V.pdf - Published Version

Download (245kB)
[img] Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (125kB)
[img] Text (IDENTIFIKASI TINDAKAN TIDAK AMAN DAN KONDISI TIDAK AMAN PEKERJA KONSTRUKSI TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN)
RAIHAN RAHMADI 1900822201056.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)

Abstract

Industri konstruksi merupakan sektor dengan risiko kecelakaan kerja yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan tidak aman (unsafe act) dan kondisi tidak aman (unsafe condition) pada proyek pelebaran jalan Sungai Duren – Sungai Buluh di Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Muaro Jambi. Proyek sepanjang 31,5 km ini dilaksanakan mulai Juni hingga Desember 2025. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 25 tenaga kerja yang terlibat langsung dalam proyek. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel dan SPSS untuk menentukan nilai rata-rata (mean) dan peringkat dari setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 26 faktor yang mempengaruhi tindakan tidak aman dan 17 faktor yang mempengaruhi kondisi tidak aman. Faktor tindakan tidak aman yang paling dominan adalah perilaku “Merokok di lingkungan proyek” dengan nilai mean sebesar 3,56. Sementara itu, faktor kondisi tidak aman yang paling berpengaruh adalah “Tidak adanya proses training operasional alat berat” dan “Kurangnya rambu-rambu keselamatan” dengan nilai mean masing-masing sebesar 3,00. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengawasan terhadap perilaku pekerja dan peningkatan sistem manajemen keselamatan, khususnya melalui pelatihan operator dan penyediaan rambu-rambu, sangat diperlukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan kerja di lokasi proyek.

Item Type: Thesis (skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tindakan Tidak Aman, Kondisi Tidak Aman, Kecelakaan Kerja, Proyek Jalan.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Mr Admin Repo
Date Deposited: 06 May 2026 03:00
Last Modified: 06 May 2026 03:00
URI: http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4818

Actions (login required)

View Item View Item