AL FAJERI MUQORROBIN, 2100825201033 (2026) ANALISIS SPASIAL EMISI KARBON DIOKSIDA (CO₂) DARI AKTIVITAS RUMAH TANGGA DI KELURAHAN AUR KENALI KECAMATAN TELANAIPURA KOTA JAMBI. skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.
|
Text
1. COVER.pdf - Published Version Download (120kB) |
|
|
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
3. ABSTRAK.pdf - Published Version Download (156kB) |
|
|
Text
6. BAB I.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text
10. BAB V.pdf - Published Version Download (170kB) |
|
|
Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (151kB) |
|
|
Text (ANALISIS SPASIAL EMISI KARBON DIOKSIDA (CO₂) DARI AKTIVITAS RUMAH TANGGA DI KELURAHAN AUR KENALI KECAMATAN TELANAIPURA KOTA JAMBI)
AL FAJERI MUQORROBIN 2100825201033.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
Peningkatan konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK), khususnya karbon dioksida (CO2), menjadi pemicu utama perubahan iklim global. Aktivitas rumah tangga di wilayah urban yang padat, seperti penggunaan listrik, LPG, dan transportasi, memberikan kontribusi signifikan terhadap emisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah emisi CO2 dari aktivitas rumah tangga di Kelurahan Aur Kenali serta memetakan pola sebarannya secara spasial menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW) dan Kriging. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data diperoleh melalui kuesioner dari 100 responden kepala keluarga (KK) yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Sektor yang dianalisis meliputi konsumsi energi (listrik, LPG, BBM) dan timbulan sampah. Perhitungan emisi dilakukan berdasarkan pedoman Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) 2006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total emisi CO2 dari aktivitas rumah tangga di Kelurahan Aur Kenali didominasi oleh penggunaan listrik sebesar 23,14 ton CO2-eq. Sektor transportasi (BBM) menyumbang 15,39 ton CO2-eq, sektor persampahan 9,36 ton CO2-eq, dan penggunaan LPG sebesar 3,14 ton CO2-eq. Secara spasial, emisi tertinggi ditemukan di wilayah yang padat penduduk dan memiliki aktivitas ekonomi tertentu, seperti RT 20, 22, 23, dan 25 untuk emisi listrik, serta RT 10 dan 12 untuk emisi LPG karena keberadaan usaha katering. Perbandingan visual menunjukkan metode IDW menghasilkan pola sebaran yang dipengaruhi oleh jarak titik sampel terdekat, sedangkan metode Kriging menghasilkan permukaan yang lebih halus dan meluas karena mempertimbangkan autokorelasi spasial.
| Item Type: | Thesis (skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Emisi CO2, Aktivitas Rumah Tangga, Analisis Spasial, IDW, Kriging, Aur Kenali. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Mr Admin Repo |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 05:51 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 05:51 |
| URI: | http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4889 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
