RIA SYAFRIANTI, 2100854201013 (2025) STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERIPIK TEMPE (Studi Kasus: Keripik Tempe Ziyaada di Desa Sri Agung Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat). skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.
|
Text
01. COVER.pdf - Published Version Download (74kB) |
|
|
Text
02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
03. ABSTRAK.pdf - Published Version Download (149kB) |
|
|
Text
06. BAB I.pdf - Published Version Download (212kB) |
|
|
Text
11. BAB VI.pdf - Published Version Download (186kB) |
|
|
Text
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (124kB) |
|
|
Text (STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERIPIK TEMPE (Studi Kasus: Keripik Tempe Ziyaada di Desa Sri Agung Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat))
RIA SYAFRIANTI 2100854201013.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kegiatan proses produksi, kondisi internal dan eksternal, menganalisis dan menentukan strategi yang sesuai dilakukan dalam mengembangkan usaha, dan menganalisis prioritas strategi yang tepat dalam mengembangkan usaha keripik tempe Ziyaada di Desa Sri Agung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan metode analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha keripik tempe Ziyaada milik Ibu Muslikhatin berlokasi di Jalan Sedap Malam, Desa Sri Agung. Produksi dilakukan 3 kali seminggu dengan hasil 17 Kg per penggorengan, produk dijual secara offline ke warung sekitar dan rumah makan dengan harga (Rp. 2.000, Rp. 8.000, dan Rp. 50.000). Kondisi lingkungan internal yang merupakan kekuatan yaitu tenaga kerja 4 orang, modal dari pribadi, keuntungan sebelumnya modal, proses produksi dilakukan rutin, mampu mencukupi permintaan, mampu mengcover semua pesanan, bahan baku kedelai tersedia secara berkelanjutan, harga yang stabil. Sedangkan kelemahan terletak pada sumber daya manusia belum kurang terampil, proses produksi menggunakan alat tradisional, bahan baku kedelai tidak premium. pemasaran secara konvensional, produk dijual di warung sekitar, harga produk lebih tinggi dibanding usaha sejenis. Kondisi lingkungan eksternal yang merupakan peluang yaitu pangsa pasar yang belum disuplay. Sedangkan ancaman yaitu produk memiliki banyak peminat, tapi penjualan tidak selalu habis, pemilik belum menguasai perangkat digital, belum ada bantuan pemerintah, dan jumlah pesaing lebih dari dua. Strategi ditingkat usaha menunjukkan di posisi kuadran VIII yang menunjukkan Growth (Diversifikasi dan Konglomerat). Prioritas strategi yang tepat menggunakan matriks QSPM adalah inovasi produk dan pengelolaan biaya produksi.
| Item Type: | Thesis (skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keripik tempe, pengembangan usaha, analisis SWOT, QSPM, strategi pemasaran, industri rumah tangga, UMKM, Desa Sri Agun |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | Mr Admin Repo |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 02:06 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 02:06 |
| URI: | http://repository.unbari.ac.id/id/eprint/4480 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
